Stay Connected
Need Help? Call +62-21-8356113
Extended Warranty
EQ dan Fungsinya Dalam Sesi Rekaman

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas penggunaan compressor dalam sesi rekaman. Bagaimana dengan EQ atau equalizer yang juga merupakan audio signal processor? Pada dasarnya, equalizer adalah sebuah alat yang dapat mengatur level daripada sebuah jangkauan frekuensi. Tergantung daripada circuit yang digunakan pada bagian output (ie. transformer/tube), EQ juga dapat digunakan untuk memberikan ‘warna’ tersendiri pada sound palette anda.

Pernahkah anda memperhatikan seorang mix engineer menggunakan kombinasi processor tertentu untuk mix buss processing? Misalnya menggunakan VCA compressor dan tube EQ pada mix buss. Pastinya selain dapat mengontrol dinamika dan keseimbangan frekuensi dari ‘overall mix’ pertimbangan lain adalah faktor yang bisa dibilang ‘signature sound’ dari mix engineer tersebut.

Retro 2A3 - the ultimate mix buss EQ


Lalu, bagaimana dengan penggunaan outboard EQ dalam sesi rekaman?

Seperti yang disebutkan di atas, berdasarkan tipe circuitnya setiap outboard EQ akan menghasilkan karakter yang berbeda. Hal inilah yang bisa anda manfaatkan ketika menggunakan EQ dalam sesi rekaman. Jadi walaupun anda tidak banyak melakukan boost/cut pada frekuensi tertentu, karakter tambahan dari EQ tersebut tetap berpengaruh terhadap signal path anda.

Contohnya ketika anda merekam dengan preamp yang sangat ‘bersih’ tetapi anda memiliki inductor EQ dengan transformer output, tentu anda dapat menghadirkan karakter ‘iron’ ke signal path anda dengan menggunakan EQ tersebut. (atau ketika anda menggunakan EQ pada recording chain direct dari gitar DI)

Heritage Audio 1073/500


Dibandingkan dengan proses ‘surgical EQ’ pada sesi mixing, tentunya dalam sesi rekaman penggunaan EQ akan lebih ringan. Artinya EQ hanya bertugas untuk menjaga keseimbangan frekuensi. Dan pastinya anda tidak akan melakukan pembedahan frekuensi dengan EQ outboard dimana EQ dalam format plug-ins lebih tepat untuk melakukan hal ini

Jenis outboard EQ seperti apa yang anda butuhkan dalam sesi rekaman?

Berdasarkan jenis, EQ dapat dibagi sebagai berikut:

  • 1.Graphic EQ – sangat berguna untuk mengatur balance dari fixed frequency

  • 2.Peak/parametric EQ – memiliki settingan Q (Quality) atau jangkauan frekuensi yang akan diproses oleh EQ

  • 3.Shelving EQ – memiliki gain yang stabil baik itu di atas maupun di bawah jangkauan frekuensi

  • 4.Baxandall curve EQ – memiliki Q yang sangat lebar dan tanpa saturasi warna dari circuit

Bagi anda yang mungkin baru mulai untuk membeli outboards, preamp/EQ unit bisa menjadi pertimbangan karena selain dapat digunakan ketika rekaman anda juga dapat menggunakannya dalam sesi mixing.

Selain jenis EQ, salah satu fitur yang selalu ada pada EQ unit adalah filter section (HPF) yang dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan frekuensi bawah. Dan ketika anda memiliki EQ dengan minimum tiga frequency band (lo mid hi) pastinya akan sangat berguna untuk mengatur keseluruhan frekuensi

Jadi dapat disimpulkan EQ pada sesi rekaman dapat digunakan untuk memberikan warna tersendiri tergantung dari kebutuhan ataupun hasil yang ingin anda capai. Selain itu, EQ juga sangat berguna dalam mengatur frequency balance terutama pada sesi live recording sehingga hasil terbaik dapat tercapai dalam setiap proses produksi. Selamat mencoba!