Stay Connected
Need Help? Call +62-21-8356113
Extended Warranty
Classic Compressor Series: UREI 1176

Bicara soal compressor yang satu ini tentu kita tidak akan melewatkan sosok Bill Putnam Sr. Merupakan otak di balik Universal Audio, Studio Electronics, dan UREI (United Recording Electronic Industries). Bill Putnam Sr. banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan industri rekaman lewat hasil ciptaannya yang inovatif. Di antaranya dalam hal layout modern mixing console, termasuk channel strip processing dan konsep auxiliary (send) busses.

Bill Putnam Sr.

Dibuat pertama kali pada sekitar tahun 1967 (Revision A) oleh Bill Putnam Sr, UREI 1176 langsung menuai banyak respons karena desainnya yang cukup inovatif. Dari segi sirkuit, UREI 1176 merupakan ‘peak limiter’ pertama yang menggunakan solid-state (transistor) secara menyeluruh. Maka tidaklah mengherankan jika dynamics processor satu ini sering dikenal dengan sebutan F.E.T (Field Effect Transistor) compressor.

UREI 1176LN Limiting Amplifier

Mungkin banyak dari kita yang tidak mengetahui bahwa 1176 memiliki ‘kakak’ yang dinamakan Universal Audio 176. Diklaim banyak engineer dan musisi sebagai ‘the best compressor ever made’ karena tonalitas yang dihasilkan compressor tersebut. Tentu hal ini tidak terlepas dari sirkuit 176 yang menggunakan variable-mu tube gain reduction design. Artinya gain reduction dikontrol oleh variable-mu dual triode tube yang akan menekan dynamic range ketika input signal membesar. Seperti layaknya tube compressor, attack atau waktu yang dibutuhkan compressor untuk mulai memproses signal tentunya tidak dapat mendeteksi transient yang sangat cepat. Mungkin faktor inilah inilah yang membuat Bill Putnam Sr. mengembangkan desainnya dan menerapkan konsep solid state design. Penggunaan F.E.T pada UREI 1176 membuat attack menjadi lebih efektif dan 'karakter' pun tetap dihasilkan lewat trafo Cinemag (Reichenbach Engineering).

Universal Audio 175/176

Bicara soal tonalitas, faktor satu ini tentunya menjadi alasan mengapa 1176 sangat digemari musisi dan engineer. Ketika digunakan pada vokal, desain FET dari 1176 akan membuat tone menjadi lebih ‘bright’ dengan tambahan energi yang dihasilkan dari karakter kompresi sehingga vokal akan tetap berada di depan ketika mixing. Lain halnya ketika digunakan pada drums. Kemampuan attack yang cepat dari 1176 menjadikan compressor satu ini sangat efektif dalam memproses drum tracks. Dan ketika semua tombol ratio ditekan (all button in/BRIT mode), compressor akan menghasilkan karakter suara yang cukup ‘meledak’ bagi drum track dan membuat bass menjadi lebih ‘aggressive’.

Warm Audio WA76

Desain yang inovatif, tonalitas yang ‘kaya’ serta karakter kompresi yang efektif membuat UREI 1176 pantas menyandang predikat classic compressor. Selain itu, jumlah produksi yang sedikit membuat compressor ini cukup langka. Itu sebabnya mengapa banyak ditemukan produk ‘clone’ atau compressor dengan desain dan layout sejenis. Seperti halnya dengan compressor WA76 buatan Warm Audio. Dengan menerapkan desain 1176 Revision D, WA76 juga menggunakan CineMag transformer (Reichenbach Engineering) yang digunakan pada original unit 1176. Tentu selain Warm Audio juga banyak pabrikan Pro Audio lain yang menawarkan ‘clone’ dari compressor legendaris ini. Tapi dari segi harga dan kualitas, Warm Audio pastinya akan memberikan kehangatan di hati para pencinta ‘budget boutique pro audio gears’.